Home Hotnews Gema Literasi Seminar Nasional 2026 Hadir di Bangkalan, Gol A Gong dan...

Gema Literasi Seminar Nasional 2026 Hadir di Bangkalan, Gol A Gong dan Muhari AS Siap Menginspirasi Generasi Pembelajar

26
0

Bangkalan, kaminews.com – Semangat membangun budaya literasi terus digaungkan di berbagai daerah. Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan menghadirkan Gema Literasi Seminar Nasional 2026, sebuah forum inspiratif yang mengangkat tema “Aktualisasi Tradisi Literasi sebagai Pilar Konstruksi Peradaban Intelektual.”

Kegiatan yang akan diselenggarakan pada Kamis, 30 Juli 2026 mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai di Aula INSYA Bangkalan ini diharapkan menjadi ruang bertemunya mahasiswa, pegiat literasi, pendidik, dan masyarakat umum untuk berdiskusi mengenai pentingnya literasi dalam membangun bangsa yang berdaya saing.

Seminar nasional ini menghadirkan dua narasumber inspiratif. Gol A Gong, yang menjabat sebagai Duta Baca Indonesia 2026, akan membagikan pengalaman dan gagasannya tentang bagaimana budaya membaca mampu menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang kreatif, kritis, dan produktif. Sementara itu, Muhari AS, Founder Lingkar Sastra Kampus, akan mengulas pentingnya membangun tradisi menulis, sastra, dan gerakan literasi berbasis komunitas sebagai bagian dari penguatan ekosistem intelektual di kalangan generasi muda.

Penyelenggara menegaskan bahwa seminar ini bukan sekadar agenda akademik, melainkan bagian dari gerakan kolektif untuk menghidupkan kembali tradisi membaca, menulis, berdiskusi, dan berkarya di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi dipandang sebagai kemampuan yang tidak berhenti pada aktivitas membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, menyampaikan gagasan, hingga melahirkan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat.

Melalui tema yang diusung, seminar ini mengajak peserta untuk melihat literasi sebagai fondasi pembangunan peradaban. Sejarah telah menunjukkan bahwa kemajuan sebuah bangsa selalu diawali dengan tumbuhnya budaya ilmu pengetahuan, tradisi membaca yang kuat, serta ruang-ruang dialog yang sehat. Oleh karena itu, kampus memiliki peran strategis sebagai pusat lahirnya generasi pembelajar yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Seminar ini terbuka bagi mahasiswa maupun masyarakat umum tanpa dipungut biaya. Panitia menyediakan kuota terbatas sebanyak 150 peserta, sehingga masyarakat yang berminat diimbau segera melakukan pendaftaran melalui tautan yang telah disediakan. Selain memperoleh wawasan langsung dari para tokoh literasi nasional, peserta juga akan memiliki kesempatan membangun jejaring dengan komunitas literasi, organisasi mahasiswa, pegiat pendidikan, serta para penggerak sosial dari berbagai daerah.

Melalui penyelenggaraan Gema Literasi Seminar Nasional 2026, BEM IAI Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan berharap kegiatan ini mampu menjadi pemantik lahirnya gerakan literasi yang lebih luas di lingkungan kampus maupun masyarakat. Tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya berpikir kritis, menulis, berdiskusi, dan menghasilkan karya yang memberi manfaat bagi sesama.

Jelajah Selindu mengajak seluruh pegiat literasi, mahasiswa, guru, komunitas, dan masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar bersama. Sebab, setiap buku yang dibaca, setiap gagasan yang ditulis, dan setiap diskusi yang dibangun merupakan langkah kecil menuju lahirnya peradaban Indonesia yang lebih cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here