Home Hotnews Tidak Perlu Saling Menunggu, Pegiat Literasi Sumenep Bergerak Nyata dan Berdampak

Tidak Perlu Saling Menunggu, Pegiat Literasi Sumenep Bergerak Nyata dan Berdampak

17
0
JELAJAH SELINDU BUKA SEKOLAH ALAM DI PACET HILL

SUMENEP – Semangat memperkuat budaya literasi di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Sumenep resmi dilantik oleh Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (PW Forum TBM) Jawa Timur secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (6/8/2026).

Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi antara pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), komunitas literasi, pemerintah, dunia pendidikan, media, hingga berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses literasi sekaligus menumbuhkan budaya membaca, belajar, dan berkarya di tengah masyarakat.

Sebagai wadah kolaborasi nasional, Forum TBM memiliki peran strategis dalam menguatkan ekosistem literasi berbasis masyarakat. Kehadiran kepengurusan baru Forum TBM Kabupaten Sumenep diharapkan menjadi energi baru bagi lahirnya berbagai gerakan literasi yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran PW Forum TBM Jawa Timur, pegiat literasi, pengelola TBM, serta perwakilan berbagai komunitas yang selama ini aktif mengembangkan gerakan literasi di daerah.

Dalam sambutannya, Ketua Forum TBM Sumenep, Mahfud, menegaskan komitmennya menjadikan Forum TBM sebagai ruang kolaborasi yang terbuka bagi seluruh pegiat literasi.

“Forum TBM harus menjadi rumah bersama untuk membangun budaya membaca, menulis, dan belajar sepanjang hayat. Melalui berbagai program literasi, kami ingin menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa,” ujarnya.

Ke depan, Forum TBM Sumenep akan mengembangkan berbagai program kolaboratif, mulai dari pelatihan literasi, kelas kreatif, pendampingan komunitas baca, festival literasi, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai media edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan berbagai tamu undangan atas terbentuknya kepengurusan Forum TBM Kabupaten Sumenep. Mereka menilai kehadiran forum ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi yang berakar dari masyarakat.

Sementara itu, Ketua PW Forum TBM Jawa Timur, Jauharul, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan gerakan literasi yang semakin masif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

“Semangat kolaborasi adalah kunci. Ketika seluruh elemen bergerak bersama, saya yakin Forum TBM Sumenep mampu melahirkan masyarakat yang semakin gemar membaca, kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing,” tutupnya.

Pelantikan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan awal dari penguatan gerakan literasi yang bertumpu pada kolaborasi, gotong royong, dan partisipasi masyarakat. Dengan semangat tersebut, Forum TBM Sumenep diharapkan mampu menghadirkan ruang belajar yang lebih dekat, lebih inklusif, serta menjawab tantangan literasi di era digital.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here