Home Bisnis Travel Jalur Lintas Selatan, Akses Baru Menuju Surga Wisata Pesisir Trenggalek–Blitar

Jalur Lintas Selatan, Akses Baru Menuju Surga Wisata Pesisir Trenggalek–Blitar

404
0
Jalur Lintas Selatan, JLS Menuju Surga Wisata Pesisir Trenggalek–Blitar
Jalur Lintas Selatan, Akses Baru Menuju Surga Wisata Pesisir Trenggalek–Blitar

BLITAR, KAMINEWS.COM – Pesona selatan Jawa Timur kini semakin mudah dijangkau. Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan Trenggalek hingga Blitar membuka babak baru pariwisata pesisir selatan. Meski belum sepenuhnya tersambung, sebagian besar ruas sudah bisa dilalui dan memberi pengalaman berkendara dengan panorama menakjubkan—perpaduan antara bukit hijau, tebing karang, dan laut biru yang membentang di ufuk selatan.

Sejak beberapa tahun terakhir, JLS menjadi magnet baru bagi wisatawan dan komunitas otomotif. Ruas yang sudah bisa dilalui di kawasan Trenggalek–Tulungagung menawarkan perjalanan yang tak sekadar cepat, tapi juga memanjakan mata. Sepanjang jalan, wisatawan bisa mampir ke sejumlah pantai eksotis seperti Pantai Prigi, Cengkrong, hingga Mbangko’an yang kini lebih mudah diakses tanpa harus menempuh jalur pegunungan berliku.

Tak berhenti di situ, bagian timur JLS yang mengarah ke Blitar juga mulai memperlihatkan geliatnya. Ruas Tulungagung–Blitar sudah dapat dilalui sebagian dan tengah dikebut penyelesaiannya oleh Kementerian PUPR. Jika rampung sepenuhnya pada 2025, jalur ini akan menjadi koridor wisata baru yang menghubungkan pantai-pantai unggulan seperti Pantai Serang, Tambakrejo, hingga Pasur—destinasi yang dulunya hanya bisa dijangkau lewat jalan desa.

Bagi pelancong, JLS bukan sekadar proyek infrastruktur. Ia menjelma menjadi rute wisata yang menyuguhkan keindahan alam tanpa jeda. Wisatawan yang berkendara dari Trenggalek menuju Blitar kini bisa berhenti di berbagai spot foto dengan latar samudra lepas, atau menikmati kuliner khas pesisir seperti sate tuna dan kopi robusta lereng selatan.

Menurut data Dinas PUPR Jawa Timur, lebih dari 85 persen ruas JLS di koridor Trenggalek–Blitar telah tersambung. Hanya beberapa segmen di Tulungagung dan Blitar selatan yang masih dalam tahap pembenahan dan pembebasan lahan. Meski begitu, jalur ini sudah dimanfaatkan masyarakat lokal untuk mempercepat distribusi hasil bumi dan menggerakkan ekonomi wisata di kawasan selatan.

Pemerintah daerah menyambut antusias kemajuan proyek ini. “JLS bukan hanya jalan penghubung, tapi juga penggerak ekonomi pesisir. Banyak desa wisata tumbuh karena akses ini,” ujar salah satu pejabat Dinas Pariwisata Blitar.

Dengan panorama alami dan akses yang semakin terbuka, Jalur Lintas Selatan diyakini akan menjadi poros baru wisata selatan Jawa Timur—menyaingi popularitas rute utara seperti Surabaya–Malang–Batu. Perpaduan antara keindahan alam, kuliner laut, dan keramahan masyarakat pesisir membuat perjalanan di JLS bukan sekadar perjalanan darat, melainkan perjalanan rasa.***WHS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here