Home Bisnis MORAZEN Yogyakarta Dorong Semangat Pemuda Lewat Kreativitas Digital dalam “Youth Unmute”

MORAZEN Yogyakarta Dorong Semangat Pemuda Lewat Kreativitas Digital dalam “Youth Unmute”

343
0
MORAZEN Yogyakarta Dorong Semangat Pemuda Lewat Kreativitas Digital dalam “Youth Unmute”
MORAZEN Yogyakarta Dorong Semangat Pemuda Lewat Kreativitas Digital dalam “Youth Unmute”

Yogyakarta, KAMINEWS.COM — Memperingati semangat Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, MORAZEN Yogyakarta menggelar acara Sharing Session bertajuk “Youth Unmute” pada Jumat (31/10) di Laviere Bar & Lounge. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk berbagi ide, pengalaman, dan inspirasi seputar kreativitas di era digital.

Melalui kegiatan ini, MORAZEN ingin menghadirkan ruang dialog yang menghubungkan nilai-nilai Sumpah Pemuda dengan perkembangan dunia digital masa kini.

“Anak muda sekarang memiliki banyak platform untuk berekspresi dan berkarya. Tantangannya adalah bagaimana mengelola kreativitas agar memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Ayu, Assistant Marketing Communication MORAZEN Yogyakarta.

Acara ini menghadirkan Ivannindra Juan, Ketua Ruang Kolaborasi Pemuda Kulon Progo, bersama Akbar Bayu dan Serafica, Dimas–Diajeng Kulon Progo 2025, sebagai narasumber. Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Purworejo, dan Kulon Progo, dengan latar belakang kreator digital, mahasiswa, hingga pegiat komunitas.

Dalam sesi diskusi, para pembicara menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memanfaatkan dunia digital untuk mendukung kemajuan daerah, khususnya di sektor pariwisata dan hospitality. Platform digital kini bukan hanya tempat menyalurkan ide, tetapi juga media strategis untuk memperkenalkan potensi lokal, budaya, serta nilai-nilai keramahtamahan Indonesia.

“Konten kreatif yang dibuat dengan tanggung jawab bisa menjadi alat promosi yang kuat untuk pariwisata daerah. Anak muda berperan besar dalam membentuk citra positif Indonesia di mata dunia,” ungkap Ivannindra Juan.

Salah satu peserta, Alya, konten kreator asal Yogyakarta, mengaku mendapat banyak wawasan baru dari kegiatan ini.

“Biasanya aku lebih fokus ke algoritma dan tren, tapi dari sini aku belajar bahwa pesan dan nilai dari konten jauh lebih penting dari sekadar jumlah penonton,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen MORAZEN Yogyakarta untuk terus mendukung pengembangan komunitas lokal dan ruang tumbuh bagi generasi muda.

“Di era digital, peran anak muda sangat penting, terutama Gen Z dengan ide-ide segar dan cara berpikir kreatif mereka. Melalui Youth Unmute, kami ingin membangun ekosistem yang kolaboratif dan inspiratif,” jelas David Priambowo, General Manager MORAZEN Yogyakarta.

Dengan semangat Sumpah Pemuda yang dikemas dalam bentuk gerakan digital, MORAZEN Yogyakarta berharap para kreator muda dapat terus berkarya dengan etika, kreativitas, dan rasa tanggung jawab sosial. “Youth Unmute” menjadi simbol bahwa suara dan karya anak muda Indonesia kini tidak lagi diam — melainkan aktif membentuk masa depan digital yang berdaya guna dan berkarakter. )***WHS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here